TEL U : Perancangan Katalog sebagai Luaran Inventarisasi Pembungkus Makanan Tradisional Desa Baros, Arjasari, Kabupaten Bandung

Redaksi Klite- Arjasari, Kabupaten Bandung – Dalam rangka mendukung pengembangan potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat desa, Telkom University melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Teknologi Tepat Guna periode 2025-2026 melaksanakan kegiatan bertajuk “Inventarisasi Desain Pembungkus Makanan Tradisional Desa Wisata Baros, Arjasari.”
Progam Pengabdian Masyarakat Tel U yang dilaksanakan pada periode September hingga Desember 2025, dipimpin oleh Wirania Swasty, Ph.D. dari Fakultas Industri Kreatif- Telkom University, bersama tim dosen Nur Sabariah, M.Ds. dan Sheila Andita Putri, M.Ds., didukung Fanisa Prameswari Putri (mahasiswi program studi S2 Desain), Zafrulla Fariz Nizar Masdar (mahasiswa S1 Desain Komunikasi Visual) dan Naufal ‘Afif Hafidl Rifa’i (mahasiswa S1 Desain Produk), Fakultas Industri Kreatif, Telkom University. Fokus utama kegiatan ini adalah melakukan dokumentasi terhadap kuliner khas dan teknik pembungkusan tradisional yang selama ini hanya diwariskan melalui lisan dan praktik tanpa catatan formal. Tim pelaksana mendokumentasikan setiap detail proses ke dalam bentuk katalog guna mencegah risiko kepunahan pengetahuan budaya yang menjadi identitas desa tersebut. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas akan pentingnya menjaga sumber daya budaya sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa yang berakar pada kearifan lokal.

Hasil akhir dari program ini berupa katalog “Aset Kudapan Tradisional Desa Baros – Arjasari” yang dicetak dan diserahkan ke pihak desa. Sementara, dari pihak Desa Baros – Arjasari yang diwakili Ketua Ruang Sesama, Kang Regi Anshori Rusmantana juga turut memperkuat dampak positif dari kegiatan ini. “Pengabdian kepada Masyarakat ini hasilnya berbentuk katalog. Ini keren sih. Terimakasih untuk tim dari Telkom University. Katalognya dapat menjadi aset desa dan untuk pengenalan kembali makanan tradisional yang sempat hilang di Baros”, ungkap Kang Regi. Kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan penuh dan kolaborasi antara Tokoh Desa Baros, warga desa, kolaborator internal Hanifah al Hilwa, Lab Aktivasi Design Survey (Lira Anindita Utami, Jeng Oetari, Sheva Zhafir Anandhika, dan Nail Rasyad), serta tim kolaborator eksternal (Octaviana Dian Fitriyanto, Kang Sobar Rojali, dan Kang Regi Anshori Rusmantana) yang berdedikasi dalam pelestarian budaya nusantara. Diharapkan program ini menjadi langkah awal menuju pelestarian kearifan lokal dan literasi budaya di Desa Baros – Arjasari, Kabupaten Bandung




