OJK Dan FKIJK Jabar Salurkan Bantuan Dan Siapkan Langkah Pemulihan Lahan Kritis Pascabencana Di Cisarua

K-Lite FM Bandung, – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (28/1).
Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian dan empati OJK dan Industri Jasa Keuangan terhadap masyarakat yang sedang melewati masa penuh tantangan, sekaligus penegasan bahwa kolaborasi lintas lembaga dapat menghadirkan harapan di tengah situasi darurat.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan logistik pangan, perlengkapan bayi dan keluarga, peralatan kebersihan dan kesehatan, serta perlengkapan pendidikan dan sosial kemanusiaan lainnya. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala OJK Provinsi Jawa Barat yang juga menjabat sebagai Ketua Umum FKIJK Jawa Barat, Darwisman, bersama jajaran pengurus FKIJK.
Turut hadir dalam kegiatan Wakil Ketua FKIJK Laniwati Tjandra (Direktur Krom Bank), Ketua Bidang Sosial dan Kerohanian Roy W. Maulana (Pimpinan Wilayah BNI Jawa Barat), serta perwakilan pengurus Vicky Fitriadi (Direktur Operasional BJB Syariah) dan Asep Dani Fadilah (SEVP Enterprise Risk BJB). Kehadiran para pemimpin ini mencerminkan semangat gotong royong, kecepatan merespons, dan komitmen untuk memastikan bantuan tersampaikan secara tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Darwisman menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada dukungan darurat, tetapi juga menjadi pijakan awal evaluasi kondisi lingkungan di wilayah terdampak.
Ia menilai lahan kritis sebagai salah satu faktor kerentanan, sehingga diperlukan langkah lanjutan bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, termasuk upaya pemulihan lahan kritis.
“Langkah ini diharapkan tidak hanya membantu pemulihan pascabencana, tetapi juga mendukung keberlanjutan pembangunan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” ujar Darwisman.
Melalui aksi bersama ini, OJK dan FKIJK menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan terkait, dengan tetap mengedepankan ketahanan sosial dan kelestarian lingkungan. Berbagai inisiatif yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi penguatan kolaborasi berkelanjutan di masa mendatang, guna mendukung pembangunan Jawa Barat yang berkelanjutan dan inklusif.







