Telkom University Tingkatkan Kompetensi Digital Pengurus BUMDes Alamendah melalui Pelatihan Media Sosia

Redaksi Klite-Bandung, 23 Juni 2026 — Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial (FKS) Telkom University yang terdiri dari Indria Angga Dianita, Septiana Yustika Widyaningrum, dan Febriyanti Claudia bersama sejumlah mahasiswa menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Penguatan Kompetensi Pengurus BUMDes Alamendah dalam Pengelolaan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Unit Usaha, Produk, dan Komoditas” pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini berlangsung di Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung dan diikuti oleh pengurus BUMDes Alenda yang terlibat dalam pengelolaan promosi berbagai unit usaha desa.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes dalam mengelola media sosial secara lebih strategis dan berkelanjutan. Seiring perkembangan teknologi digital, media sosial menjadi salah satu sarana penting untuk memperkenalkan potensi desa, mempromosikan produk unggulan, serta memperluas jangkauan pemasaran berbagai unit usaha yang dikelola BUMDes.
BUMDes Alamendah memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai sektor usaha, mulai dari pariwisata, pertanian, peternakan, hingga produk UMKM lokal. Namun, pemanfaatan media sosial sebagai media promosi masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kurangnya perencanaan konten, inkonsistensi branding, serta belum optimalnya pengelolaan interaksi dengan audiens. Kondisi tersebut mendorong perlunya peningkatan kompetensi pengurus BUMDes dalam mengelola media sosial secara lebih terarah dan profesional.
Menurut Septiana Yustika Widyaningrum, media sosial saat ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung promosi dan pemasaran produk maupun jasa yang dimiliki desa.
“Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, tetapi juga menjadi media komunikasi yang mampu membangun kedekatan dengan masyarakat dan calon konsumen. Oleh karena itu, pengelola BUMDes perlu memahami strategi pengelolaan media sosial agar potensi desa dapat dipromosikan secara lebih efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan media sosial yang baik membutuhkan perencanaan yang matang dan konsistensi dalam penyampaian pesan kepada audiens.
“Promosi digital yang berhasil tidak hanya ditentukan oleh banyaknya konten yang diunggah, tetapi juga oleh kemampuan menyusun strategi komunikasi yang tepat, memahami target audiens, dan menghadirkan identitas digital yang konsisten,” tambahnya.
Pengabdian masyarakat ini mengangkat topik “Penguatan Kompetensi Pengurus BUMDes Alamendah dalam Pengelolaan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Unit Usaha, Produk, dan Komoditas.” Topik tersebut memberikan pelatihan dan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya strategi komunikasi digital dalam mendukung promosi berbagai potensi ekonomi desa.
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi mengenai strategi komunikasi digital, penyusunan content pillars, perencanaan konten, produksi konten visual, hingga pengelolaan interaksi audiens di media sosial. Materi dirancang untuk membantu peserta memahami bagaimana mengelola media sosial secara lebih terarah dalam mendukung promosi unit usaha, produk unggulan, serta komoditas yang dimiliki Desa Alamendah.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik langsung dan diskusi interaktif mengenai proses produksi konten digital. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari teknik pengambilan foto dan video menggunakan perangkat sederhana, menyusun caption promosi yang efektif, serta merancang konten yang sesuai dengan karakteristik audiens media sosial.
Sesi diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan mengenai strategi meningkatkan jangkauan konten, membangun keterlibatan audiens, serta menjaga konsistensi publikasi di media sosial. Berbagai pengalaman yang dibagikan peserta menunjukkan tingginya kebutuhan akan penguatan kapasitas digital dalam mendukung promosi unit usaha desa.
Rudi Rudiana selaku salah satu pengurus BUMDes Alamendah menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh tim dosen Telkom University. Menurutnya, materi yang diberikan sangat membantu pengurus BUMDes dalam memahami strategi pemanfaatan media sosial untuk mendukung promosi berbagai unit usaha desa.
“Pelatihan seperti ini sangat membantu kami dalam memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana promosi. Selama ini media sosial sudah digunakan, tetapi melalui pelatihan ini kami menjadi lebih memahami bagaimana mengelolanya secara lebih terarah, mulai dari perencanaan konten, penyampaian pesan promosi, hingga membangun interaksi dengan audiens. Harapannya, media sosial dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk memperkenalkan unit usaha, produk, dan potensi Desa Alamendah kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkap Rudi Rudiana.
Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan pengurus BUMDes Alamendah mampu mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai bagian dari strategi promosi dan komunikasi pemasaran desa. Peningkatan kompetensi digital tersebut diharapkan dapat mendukung visibilitas berbagai unit usaha, produk, dan komoditas unggulan desa, sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui promosi digital yang lebih efektif dan berkelanjutan.
