Bank BJB Syariah Catatkan Kinerja Positif Di Tengah Kondisi Ekonomi Menantang

K-Lite FM Bandung,- PT Bank Jabar Banten Syariah (bank bjb syariah) menunjukkan ketangguhan dan kinerja positif di tengah tantangan ekonomi global dan domestik dengan membukukan laba bersih sebesar Rp27,07 miliar pada semester I tahun 2025. Angka ini mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 16,81% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka Rp23,17 miliar.
Pertumbuhan laba ini didukung oleh fungsi intermediasi yang solid, di mana penyaluran pembiayaan tumbuh 11,93% secara tahunan (YoY). Ekspansi pembiayaan ini turut mendorong total aset perusahaan naik 13,39% menjadi Rp15,36 triliun.
Direktur Utama bank bjb syariah, Arief Setyahadi, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi yang berfokus pada pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan. “Kami berhasil mencatatkan kinerja positif di semester I 2025 yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Strategi kami adalah memperkuat intermediasi, menjaga kualitas aset, serta meningkatkan efisiensi operasional,” ujar Arief dalam keterangan resminya.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan sebesar 10,12% menjadi Rp11,02 triliun. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh simpanan deposito yang melonjak 34,85% dan memberikan kontribusi sebesar 69,19% dari total DPK.
Rasio Keuangan Sehat dan Efisiensi Meningkat
Kinerja positif bank bjb syariah juga tercermin pada perbaikan sejumlah rasio keuangan utama. Tingkat profitabilitas membaik, ditandai dengan Return on Asset (ROA) yang berada di level 0,45% dan Return on Equity (ROE) yang naik menjadi 3,82%.
Kualitas aset menunjukkan perbaikan signifikan dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross turun ke level 3,82% dan NPF net ke 2,17%. Efisiensi operasional juga terjaga dengan baik, terlihat dari rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang turun menjadi 94,29%. Sementara itu, struktur permodalan tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) di level 18,33%.
Sukses Terbitkan Sukuk Perdana, Perkuat Modal dan Ekspansi
Sebagai bagian dari strategi penguatan modal, bank bjb syariah sukses menerbitkan Sukuk Wakalah bi al-Istitsmar Subordinasi I Tahun 2025 senilai Rp300 miliar. Penerbitan sukuk perdana ini disambut dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, yang menunjukkan tingkat kepercayaan yang kuat terhadap perseroan.
Sukuk ini ditawarkan dalam dua seri:
- Seri A: Sebesar Rp240 miliar dengan tenor 5 tahun dan imbal hasil 8,7%.
- Seri B: Sebesar Rp60 miliar dengan tenor 7 tahun dan imbal hasil 9%.
Instrumen yang memperoleh peringkat idA(sy) dari PEFINDO ini akan digunakan untuk memperkuat permodalan Tier 2 serta mendukung ekspansi pembiayaan syariah, baik di segmen produktif maupun konsumtif.
Fokus Garap Sektor Prioritas dan Digitalisasi
Ke depan, bank bjb syariah akan terus membidik sektor-sektor prioritas yang berperan penting dalam pembangunan daerah, seperti pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekosistem keuangan syariah di lingkungan pesantren dan masjid.
“Kami optimis dapat terus memberikan nilai tambah bagi nasabah dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui layanan keuangan syariah yang inklusif dan inovatif,” tambah Arief.
Bank bjb syariah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, mengembangkan produk berbasis kebutuhan masyarakat, dan memperkuat digitalisasi untuk menjawab tantangan industri perbankan syariah di masa depan.

