Baju Putih yang Tertolak

Ternyata dari perspektif keluarganya tentang apa yang terjadi selama 2 hari Aini pingsan sangat lah mengerikan bagaimana tidak, selama 2 hari Aini berbicara menggunakan bahasa Sunda, ia terus menangis, lalu tertawa cekikikan dan kata kakaknya Aini, Aini ini hampir kehilangan nyawanya, karena apapun yang dijemput sama Aini dari rumah sakit itu sudah merasuki aini sepenuhnya, bahkan ia sampai hampir mengambil pisau dan berniat untuk melukai Aini.

Teh Yona yang merasa ini sudah parah mencoba berkomunikasi dengan sosok yang merasuki aini pada saat itu, dan ternyata si sosok yang merasuki aini sudah memperhatikan Aini sejak keluarganya Aini pindah ke rumah ini dan sosok ini sangat membenci Aini karena Aini itu hobinya pakai baju warna putih. Usut punya usut ternyata ada alasan yang menyedihkan dari kenapa Sosok ini sangat membenci orang yang memakai Baju putih, Setiap kali ia melihat orang berpakaian baju putih, itu akan mengingatkan dia pada saat dia mengalami kecelakaan ditangani oleh seorang dokter, dimana dokter nya itu memakai jas putih, ia dendam pada dokter ini karena ia tidak bisa menyelamatkan nyawanya, di tengah-tengah antara hidup dan mati saat dia sangat sangat, sangat, sangat kesakitan dan sangat ingin hidup, dia malah di abaikan dan tidak di perlakukan selayaknya seorang pasien oleh dokter itu, ia tidak tahu nama dokter itu siapa, tapi ia tahu dokter itu menggunakan Jaz putih.  Karena itulah ia membenci semua orang yang beraikan warna putih, dan memang kebetulan aini sangat suka dengan warna putih, bahkan saat datang ke rumah ini pertama kali aini menggunakan baju berwarna putih.

Ketika di tanya kenapa ingin melukai aini, sosok ini menjawab bahwa ia ingin aini merasakan apa yang dia rasakan pada saat ia merenggang nyawa, ia ingin aini merasakan ketika dia jatuh Terhempas Di kecelakaan yang merenggut nyawanya dan ketika dokter itu mengabaikan nya dan membiarkan nyawanya pergi begitu saja. Dan itulah yang terjadi sama Aini selama 2 hari panjangnya, yang pastinya kejadian ini sangat-sangat mengerikan untuk keluarganya. Untuk mengeluarkan sosok itu dari tubuh aini, Teh Yona harus bernegosiasi dengan  sosok ini dan sosok ini memberikan syarat bahwa dia hanya ingin keluar, kalau dia diantarkan pulang ke rumahnya di daerah Pamanukan dan dia juga meminta syarat agar keluarganya Aini mengganti batu nisannya yang diberikan oleh keluarganya si sosok ini dari warna putih menjadi warna hijau dan akhirnya Aini dan juga keluarganya mengetahui bahwa sosok ini ternyata bernama Rania dan ketika keluarga aini  pergi ke Pamanukan untuk mendatangi TPU yang di sebutkan oleh sosok ini, benar ternyata ada makam dengan nisan putih dengan nama Rania, keluarga aini pun menjalankan permintaan dari Rania yaitu mengganti Batu nisa nya menjadi warna Hijau dan setelah diganti nisannya akhirnya Sosok ini pun keluar dari Tubuh Aini dan sudah tidak mengganggu Aini lagi.