SEMUA KARENA PERJANJIAN JIN LELUHUR
Proses yang aku lalui dengan Fajriah, akhirnya membuat ku berhasil menaklukkan rasa takut ku terhadap jin-jin tersebut, namun itu hanyalah jin-jin dengan tingkatan yang belum terlalu kuat, seiring terbuka nya mata batin ku, aku jadi semakin masuk ke dunia mereka, yang akhirnya membuat ku jadi banyak bertemu dengan jin-jin yang lebih kuat dari sebelumnya, jin-jin ini bisa menyerang ku dengan energi-energi negatif mereka yang akhirnya menyebabkan aku sering mengalami pendarahan aneh di sekujur tubuh ku. Untuk kali ini fajriah tidak memberikan solusi untuk menghadapi nya, fajriah malah mendiamkan ku, ia hanya membiarkan ku berhadapan dengan jin-jin yang bisa membahayakan nyawa ku ini.
LELUHUR
Kalau kalian bertanya tentang apa yang sebenarnya Fajriah mau dariku, jujur aku juga baru tahu setelah Teman ayah ku pak abun gun bilang bahwa fajriah ini adalah jin dari hasil dari sebuah perjanjian yang di buat oleh leluhur ku di masa lalu. Fajriah datang pada ku untuk melanjutkan sebuah perjanjian yang di buat oleh leluhur ku di masa lalu, yaitu menjadi penyeimbang Dunia manusia dan Dunia ruh di pulau majeti, semua yang ku lalui pergi ke gunung dan ke pantai setiap malam dan bertemu jin-jin dengan berbagai energi yang bisa membahayakan nyawa ku adalah salah satu syarat untuk mempersiapkan diriku agar aku siap menjaga pulau majeti dan melanjutkan tugas leluhur-leluhurku. Sampai sekarang aku masih dalam tahap pengujian ini, itulah kenapa aku masih melakukan aktivitas-aktivitas aneh di malam hari, Berkeliling komplek rumah setiap jam 3 Pagi sampai subuh, Pergi kepantai tengah malam, tidur di atas genteng, pergi ke rumah-rumah kosong, membersihkan pusaka-pusaka, pergi ke berbagai gunung dan menjaga rumah kentang, semua aku lakukan karena inilah takdir ku, takdir yang di buat karena perjanjian yang di buat oleh leluhur ku, aku tidak punya pilihan karena janji ini sampai sekarang tidak bisa di lepas dari diriku, kalau aku melepasnya aku akan membahayakan keluargaku dan juga diriku sendiri.
Penulis : Anggi Andriana
Banjar Negara, Jawa Tengah 18 November 2002
Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Pasundan

