K-Lite FM,-  Setiap bangunan yang dihuni manusia selalu menyimpan kisah menarik di baliknya. Ada kisah sejarah pendirian, cerita haru, cinta, sampai kisah mistis nan horor yang memberi warna lain dari kegiatan sehari-hari. Berikut cerita yang dirangkum dan dikutip dari Liputan6.com .

Kisah yang terakhir disebutkan, kisah mistis, seringkali diberitakan berbagai media massa, baik cetak atau pun elektronik. Bentuknya ada yang mirip dongeng yang belum tentu kesahihannya, ada pula yang dipakai sebagai lokasi uji nyali bahkan sampai diintip melalui kamera pengintai alias CCTV.

Stasiun radio yang berada di Jalan Sumur Bandung nomer 12, kawasan Dago, Bandung, Jawa Barat ini memposisikan diri sebagai radio ekonomi dan bisnis. Kantor dan ruangan studionya bertempat di sebuah bangunan peninggalan Belanda.

Menurut kru senior radio yang dipancarkan di gelombang 107.1 FM, terdapat satu keluarga bule Belanda dari dunia lain yang sering ikut beraktivitas di tempatnya bekerja.

“Satu di ruang produksi, satu lagi anak-anak di ruang marketing. Kalau di ruang produksi opa – opa bule yang suka nampakin dirinya di kaca pintu. Kalau di ruang marketing, tempat anak -anaknya main,” kata Ivan.

Ivan mengetahui hal ini dari kawannya. Bermula dari kawannya yang bertandang ke Radio K-Lite hendak ke toilet. Tak ada masalah saat perjalanan menuju toilet.  Namun di saat keluar toilet, terasa perasaan tidak karuan karena melihat sosok tubuh berkulit putih jangkung, dengan hidung mancung yang mengintip di balik kaca pintu ruang studio.

Rasa penasaran pun menyergap. Ruang produksi tempat mengolah berbagai jenis karya jurnalistik maupun iklan radio itu disambanginya. Tetapi, tidak ada seorang pun di ruangan tersebut. Bahkan, lampu ruangan dalam kondisi ruangan padam.

Kejadian ini segera di sampaikan ke Ivan. Ivan menerangkan, jika pada malam hari di studio stasiun radio yang dulunya bernama Kontinental ini, seluruhnya telah pulang. Yang ada hanya Ivan dan kawannya waktu itu.

Sontak keadaan menjadi sepi tanpa ada obrolan lagi menjelang tengah malam itu. Ivan pun tak melanjutkan acara permintaan lagu dari pendengar yang tengah digawanginya. Di dalam studio siaran hanya diputarkan seluruh lagu khas radio tersebut dan setelah waktu menunjukkan pukul 00.00 WIB, semuanya langsung pulang tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mereka.